Jumat, 04 Maret 2016

BOILER

Prinsip Kerja Boiler
Description: Gambar-1 Boiler Power Plant
Gambar-1 Boiler Power Plant
Boiler merupakan suatu peralatan yang menggunakan energi panas dari hasil pembakaran dengan mengubah fluida kerja menjadi uap. Pada umumnya fluida kerja yang digunakan adalah air. Hal ini disebabkan ketersediaannya yang melimpah dan biaya relatif murah jika dibandingkan dengan jenis fluida yang lain.
Uap yang dihasilkan oleh boiler pada umumnya digunakan untuk menggerakkan turbin dalam suatu pembangkit daya. Selain itu, uap tersebut juga dapat digunakan sebagai instalasi pemanas bertekanan rendah dan suplai tekanan rendah bagi kerja proses di suatu industri, seperti: industri peminyakan, pabrik gula dan sebagainya.
Boiler terbagi menjadi berbagai klasifikasi jenis, seperti: Fire tube boiler, Water tube boiler, Paket boiler, Fluidized bed combustion boiler, etc. Setiap jenis boiler memiliki spesifikasi khusus dan juga komponen penyusun yang berbeda namun tetap tersusun atas beberapa komponen utama, yaitu:
Komponen Utama Boiler
·         Steam Drum
Merupakan penampungan sementara dari fluida kerja, baik dalam bentuk cair, campuran maupun uap.
Description: Gambar-2 Steam Drum
Gambar-2 Steam Drum
·         Downcomer
Merupakan pipa yang mengalirkan feedwater menuju ruang bakar (furnace)
·         Furnace
Merupakan komponen yang berfungsi sebagai tempat terjadinya proses pembakaran dari campuran bahan bakar dengan udara.
Description: Gambar-3 Furnace
Gambar-3 Furnace
·         Separator/Cyclone
Merupakan komponen yang berfungsi untuk memisahkan fluida kerja antara yang berwujud uap dan cair.
·         Feed Water Pipe
Merupakan pipa yang berfungsi untuk mengalirkan feedwater menuju boiler
·         Economizer
Merupakan komponen yang digunakan untuk memanaskan feedwater dengan memanfaatkan panas dari gas asap sebelum masuk ke cerobong. Prinsip kerjanya sama seperti halnya dengan heat exchanger. Economizer akan meningkatkan nilai ekonomis ketel uap. Jenis ekonomiser yang populer adalah economiser “Greans” yang banyak digunakan pada ketel stasioner. Economiser ini terdiri dari sejumlah besar pipa vertikal yang ditempatkan sebagai penambahan gas asap antara ketel dengan cerobong
Description: Gambar-4 Economizer

Gambar-4 Economizer
Description: Gambar-5 Skematik Economizer
Gambar-5 Skematik Economizer








·         Superheater (Low, Medium & High Temperature)
Merupakan komponen penting yang berfungsi untuk meningkatkan temperatur uap jenuh tanpa menaikkan tekanannya. Superheater pada umumnya merupakan bagian kesatuan dari boiler dan ditempatkan di jalur gas asap panas dari dapur. Gas asap ini digunakan untuk memberikan panas lanjut pada uap.
Superheater Sudgen biasanya terpasang pada ketel Lanchasire. Komponen ini terdiri dari dua kotak baja atau heater dimana bergantung padanya sekumpulan pipa lengkung berbentu U. Ujung dari pipa-pipa ini diteruskan ke header
Description: Gambar-6 Superheater
Gambar-6 Superheater
Description: Gambar-7 Skematik Superheater
Gambar-7 Skematik Superheater



·         Connecting Pipes (Upper & Lower)
Merupakan Pipa yang menghubungkan antara ruang bakar dengan steam drum.
Setelah mengetahui jenis dan komponen penyusun boiler berikut ini akan dijelaskan terkait prinsip kerja boiler dalam mengubah air hingga menjadi uap.


Minggu, 29 Juni 2014

Mesin Frais ( Miling )

Mesin Frais ( Miling )


Pengertian Mesin Frais

Mesin frais adalah mesin tools yang digunakan secara akurat untuk menghasilkan satu atau lebih pengerjaan permukaan benda dengan menggunakan satu atau lebih alat potong. Benda kerja dipegang dengan aman pada meja benda kerja dari mesin atau dalam sebuah alat pemegang khusus yang dijepit atau dipasang pada meja mesin. Selanjutnya benda kerja dikontakkan dengan pemotong yang bergerak maju mundur. Mesin frais merupakan mesin potong yang dapat digunakan untuk berbagai macam operasi seperti pengoperasian benda datar dan permukaan yang memiliki bentuk yang tidak beraturan, roda gigi dan kepala baut, boring, reaming. Kemampuan untuk melakukan berbagai macam pekerjaan membuat mesin frais merupakan salah satu mesin yang sangat penting dalam bengkel kerja. (Stefford, 1986)
Memfrais adalah mengerjakan logam dengan mesin yang mempergunakan pemotong berputar yang mempunyai sejumlah mata pemotong. Alat ini kenal sebagai pisau frais. Mesin Frais ditemukan oleh Eli Whitney sekitar tahun 1818. Frais ini melakukan produksi suku cadang duplikat yang pertama dengan pengendalikan secara mekanis arah dan gerakan potong dari perkakas mata potong jamak yang berputar. Mesin frais melepaskan logam ketika benda kerja dihantarkan terhadap suatu pemotong berputar, kecuali untuk putaran, pemotng berbentuk bulat tidak mempunyai gerakan lain. Pemotong frais memiliki satu deretan mata potong pada kelilingnya yang masing-masing berlaku sebagai pemotong tersendiri pada daur putaran. Benda kerja dipegang pada meja yang mengendalikan hantarannya terhadap pemotong. Dalam mesin pada umumnya terdapat tiga kemungkinan gerakan meja longitudinal, menyilang dan vertikal, tetapi pada beberapa meja juga dimiliki gerakan putar.
Mesin frais adalah yang paling mampu melakukan banyak tugas dari segala mesin perkakas. Permukaan yang datar maupun berlekuk dapat dimesin dengan penyelesaian dan ketelitian istimewa. Pemotong sudut, celah, roda gigi dan ceruk dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai pemotong. Pahat frais, pelumas
lubang dan bor dapat dipegang dalam soket arbor dengan melepaskan pemotong dan orbor. Karena semua gerakan meja mempunyai penyetelan mikrometer, maka lubang dan pemotongan yang lain dapat diberi jarak secara tepat. Operasi pada umumnya yang dilakukan oleh sekrap, kempa gurdi, mesin pemotong roda gigi dan mesin pelumas lubang dapat dilakuan pada mesin frais. Mesin ini membuat penyelesaian dan lubang yang lebih baik sampai batas ketelitian dengan jauh lebih mudah dari pada sekrap. Pemotongan berat dapat diambil tanpa banyak merugikan pada penyelesaian atau ketepatannya. Pemotonganya efesien pada gerakannya dan dapat dipakai untuk waktu yang lama sampai perlu diasah kembali. Dalam kasus pada umumnya, benda kerja diselesaikan dalam satu lantaran dari meja. Keuntungan ini ditambah dengan ketersediaan dari pemotogan yang sangat beraneka ragam membuat mesin frais sangat penting dalam bengkel dan ruang perkakas. (B.H. Amstead, 1981).

Bagian – Bagian Utama Mesin Frais ( Milling )

1. Spindle utama
Merupakan bagian yang terpenting dari mesin milling. Tempat untuk mencekam alat potong. Di bagi menjadi 3 jenis :
a. Vertical spindle
b. Horizontal spindle
c. Universal spindle
2. Meja / table
Merupakan bagian mesin milling, tempat untuk clamping device atau benda kerja. Di bagi menjadi 3 jenis :
a. Fixed table
b. Swivel table
c. Compound table
3. Motor drive
Merupakan bagian mesin yang berfungsi menggerakkan bagian – bagian mesin yang lain seperti spindle utama, meja ( feeding ) dan pendingin ( cooling ). Pada mesin milling sedikitnya terdapat 3 buah motor :
a. Motor spindle utama
b. Motor gerakan pemakanan ( feeding )
c. Motor pendingin ( cooling )
4. Tranmisi
Merupakan bagian mesin yang menghubungkan motor penggerak dengan yang digerakkan. Berdasarkan bagian yang digerakkan dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
a. Transmisi spindle utama
b. Transmisi feeding
Berdasarkan sistem tranmisinya dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
a. Transmisi gear box
b. Transmisi v – blet
5. Knee
Merupakan bagian mesin untuk menopang / menahan meja mesin. Pada bagian ini terdapat transmisi gerakan pemakanan ( feeding ).
6. Column / tiang
Merupakan badan dari mesin. Tempat menempelnya bagian – bagian mesin yang lain.
7. Base / dasar
Merupakan bagian bawah dari mesin milling. Bagian yang menopang badan / tiang. Tempat cairan pendingin.
8. Control
Merupakan pengatur dari bagian – bagian mesin yang bergerak. Ada 2 sistem kontrol yaitu :
a. Mekanik
b. Electric
Dibagi menjadi 2 bagian :
1. Sederhana
2. Komplek ( CNC )

By : Hasan Yusuf